Make your own free website on Tripod.com
Menu Utama  

Home

Sejarah Keju

Pembuatan Keju

Kandungan Keju

Jenis Keju

Pemanfaatan Keju

 



Emmentaler

Asal dari keju ini berasal dari Swiss, salah satu keju keras yang cukup populer. Keju ini dikenal sebagai "keju Swiss" di Amerika Serikat,Australia dan Selandia Baru, walaupun keju Swiss tidak selalu merujuk kepada Emmentaler. Keju ini berasal dari lembah Emme di Canton Bern.Seperti Perancis dan Bavaria. Finlandia malah merupakan pengekspor Emmentaler. Emmentaler berwarna kuningdengan karakteristik keras-sedang dengan lubang-lubang besar.

Ada tiga jenis bakteri yang digunakan untuk memproduksi Emmentaler yaitu Streptokokus thermofilis, Laktobacilus, dan Propionibakter shermani. Pada tahap akhir dari siklus produksi, P. shermani memakan asam laktik yang diekskresi bakteri lain dan melepaskan gas karbon dioksida yang secara perlahan membentuk gelembung yang akhirnya akan membentuk lubang-lubang.

Emmentaler memiliki karakteristik berbeda dengan keju-keju lainya, bentuknya unik karena jika dipotong akan terlihat lubang-lubang yang terbentuk selama proses fermentasi. Biasa dibuat dalam ukuran besar seberat 80 kilogram. Termasuk jenis keju yang dimasak. Karena jenis fermentasinya, keju ini memiliki lubang-lubang agak besar. Keju ini banyak disuka karena cita rasanya lembut dan aromanya yang kaya. Termasuk jenis keju yang dimasak. Karena jenis fermentasinya, keju ini memiliki lubang-lubang agak besar.  Emmentaler cocok dihidangkan sebagai keju meja dengan disertai segelas anggur.